Postingan

Kamu,-

Hai Pelangi! Terimakasih teruntuk kamu, kamu yang udah bisa jadi pelangiku disaat hujan turun kemarin.  Hampir dua minggu sedikit demi sedikit aku mengenalmu.. Kita yang sering bertemu, saling bertukar cerita, canda, tawa bersama.  Entah kenapa perasaan ini begitu cepat, jangan tanyakan pada diriku, tanyakan saja pada perasaan ini yang bisa begitu cepat. Aku tau memang ini salah, tapi aku ga bisa milih mau sama siapa aku jatuh cinta. Perasaan ini yang telah memilihmu,- Aku pernah jatuh terlalu dalam, aku pernah kecewa oleh harap.  Aku takut.. Aku takut dengan perasaan ini, aku takut untuk memulai tapi aku tak bisa bohongin perasaan ini.  Memang harapmu untukku takkan pernah ada, entah akan terjadi atau tak terjadi,- Iya, memang kau pelangiku. Tapi entah kenapa malam ini hujan mengalir lagi dipipiku, seketika harapku hilang arah, arah yang semestinya ku ikuti tapi seketika hilang.  Harus bagaimana aku tunggangi diri & perasaan ini? Aku mungkin bukan manusia t...

🥀

Jangan tanya kenapa aku begitu rapuh, tanyakanlah hatimu yang semudah itu membuatku jatuh lalu pergi dengan sangat jauh. Jangan tanya kenapa begitu seringnya aku memperhatikanmu, tanyakan saja perasaanmu yang tak pernah sadar dengan semua perhatianku yang begitu besar. Jangan tanya sedalam apalagi kepercayaan yang ku punya, tanyakan saja pada isi kepalamu yang selalu menerka-nerka dengan semua alasanmu seakan aku lah yang salah. Jangan tanya juga tentang mengapa aku bertahan, Jika aku masih terus peduli denganmu, maka seharusnya kamu paham siapa seseorang yang kupilih. Kalau dirimu saja enggan untuk melihat bagaimana aku bisa bertanya perihal rasa—teruntuk hatimu sendiri yang tak kamu pedulikan. Kamu sadar kehadiranku untuk apa, namun kamu tak pernah sedikitpun mengerti saat aku membutuhkanmu nyatanya kamu tak pernah ada. Haruskah kita tetap seperti ini? Atau malah kamu menginginkan setiap kepergianmu adalah hal yang biasa? Sebab saat ini aku selalu saja dihadapkan pada p...
Hai Oktober! kita ketemu lagi, di malam yang dingin terdengar gemercik hujan yang selalu membasahi halaman depan rumahku.. Hujan.. hujan ini mengingatkanku kepada bulan Oktober yang lalu, aku mengerti .. walaupun hujan yang malam ini sangat berbeda dengan malam yang lalu.. kau tau?? bukan hanya hujan saja yang membasahi halaman rumahku, tapi.. hujan itu pun mengalir di pipiku malam ini. Entah apa yang terjadi aku meresa berbeda malam ini dengan malam sebelumnya. aku terangat asing dengan diriku sendri,, Tadi sore saat senja itu tiba.. aku dengan pria itu lagi-lagi berargumen, entah apa yang ada dalam benaknya. sehingga dia sangat membenciku, dia berbicara "aku mencintaimu" entah kenapa, saat dia berkata itu padaku sangat terasing, apa mungkin saat tadi senja dia meninggalkanku? sehingga aku mendengar kata itu sangat asing? salahkah aku tadi mengejar dia dan menahan dia saat dia ingin pergi meninggalkan ku? Hujan malam ini sangat penuh kisah, mungkin sekarang aku ...